Jokowi dan China Sepakati Kerjasama Bilateral Penelitian Vaksin, Xi Jinping : Bukti Intimnya kedua Belah Pihak


Presiden Jokowi Saat Tiba di China untuk Kunjungan Kerja-Tangkapan Layar Instagram [email protected]

AKSARA KHATULISTIWA - Presiden Indonesia, Ir. Joko Widodo bertemu dengan Presiden China Xi Jinping pada Selasa (26/7) di Beijing dalam rangka kunjungan kerja pertama selama tiga hari ke Asia Timur Laut.

Kunjungan kerja ini juga menjadikan Jokowi sebagai pemimpin asing pertama yang mengunjungi China sejak Olimpiade Musim Dingin pada Februari lalu. 

Sebagai informasi, China sempat mengadopsi kebijakan ketat “nol Covid-19” yang mengakibatkan terbatasnya kunjungan pejabat dari luar negeri.

(BACA JUGA:Ridwan Kamil Nasihati Baim Wong Terkait Citayam Fashion Week! HAKI CFW Batal Diajukan)

Melalui kunjungan ini, Widodo atau Jokowi berharap kunjungan tersebut dapat mempererat hubungan bilateral dan kerja sama kedua negara. 

“China adalah mitra strategis komprehensif Indonesia. Kemitraan ini harus kita isi dengan kerja sama yang bermanfaat bagi negara kita, dan sekaligus bagi kawasan dan dunia," kata Jokowi.

Sementara itu, Xi mengatakan bahwa Jokowi adalah kepala negara pertama yang diterima pihak China setelah Olimpiade Musim Dingin Beijing.

(BACA JUGA:Informasi dan Link Daftar Beasiswa Universitas Al-Azhar Kairo 2022, Cukup Hafal 2 Juz Untuk Mengikuti Seleksi)

"Ini cukup untuk menunjukkan bukti keintiman hubungan antara kedua belah pihak," kata Xi.

Dalam pernyataan pers bersama, Indonesia sebelumnya mengucapkan selamat kepada Tiongkok atas Kongres Nasional Partai Komunis Tiongkok ke-20 yang akan datang. 

Ia menambahkan bahwa kongres nasional akan memandu langkah China untuk mencapai tujuan kedua abadnya dalam membangun negara sosialis modern yang besar dalam semua aspek. 

(BACA JUGA:Makna dan Filosofi Lambang Garuda Pancasila, Sangat Kaya Estetika dan Cita-cita Negara Indonesia)

Kedua presiden sepakat untuk mengupayakan arah umum dalam membangun komunitas China-Indonesia dengan masa depan bersama dan berkomitmen untuk menempa model teladan negara-negara berkembang utama yang mencari keuntungan bersama, pembangunan bersama, dan kerja sama Selatan-Selatan. 

Kedua negara sepakat untuk mempercepat perumusan Rencana Aksi Lima Tahun baru Pelaksanaan Kemitraan Strategis Komprehensif China-Indonesia. 

Indonesia dan China juga akan bekerja sama melalui Belt and Road Initiative (BRI) dan Global Maritime Fulcrum (GMF) serta berkomitmen untuk menyelesaikan Kereta Cepat Jakarta-Bandung sesuai jadwal sebagai proyek unggulan.

(BACA JUGA:Sinopsis Serial Gadis Kretek Netflix! Dian Sastro, Arya Saloka, dan Putri Marino Segera Beradu Akting )

`
Kategori : Internasional