Isu Amerika Serikat Resesi Menyebar! Ini Alasan dan Penjelasannya



Presiden Amerika Serikat, Joe Biden.--instagram.com/whitehouse

AKSARA KHATULISTIWA - Beberapa waktu terakhir, dunia dihebohkan dengan kabar Amerika Serikat (AS) mengalami resesi Perekonomian.

Sebelum melangkah lebih jauh, apa itu resesi? Dilansir dari situs Otoritas Jasa Keuangan (OJK), resesi ekonomi secara sederhana merupakan suatu kondisi perekonomian suatu negara yang memburuk. 

Resesi ini dapat ditandai dengan menurunnya Produk Domestik Bruto (PDB), meningkatnya jumlah pengangguran, dan pertumbuhan ekonomi riil bernilai negatif selama dua kuartal berturut-turut.

(BACA JUGA:Pandemi Cacar Monyet Mendunia! WHO Desak Semua Negara Untuk Mengumpulkan dan Berbagi Data Terkait Vaksin)

Kabar resesi Amerika Serikat ini pun disampaikan oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani di dalam acara Dies Natalis VII Politeknik Keuangan Negara STAN (Pkn Stan), pada Jumat (29/7/2022).

"AS negatif growth di kuartal II, technically masuk resesi," ucap Mantan Gubernur World Bank ini, dilansir dari Youtube resmi PKN STAN saat Dies Natalis VII PKN STAN pada Jumat (29/7/2022).

Diketahui sebelumnya, perekonomian Amerika Serikat pada kuartal II-2022 tercatat minus 0,9 persen. Sementara itu, pada kuartal I-2022, perekonomian negara pimpinan Joe Biden ini tercatat minus 1,6 persen.

(BACA JUGA:Jokowi dan China Sepakati Kerjasama Bilateral Penelitian Vaksin, Xi Jinping : Bukti Intimnya kedua Belah Pihak)

Dikutip AKSARA dari bloomberg.com, Menteri Keuangan Amerika Serikat Janet Yellen sempat menyangkal kabar resesi perekonomian Negeri Paman Sam ini.

Hanya saja, Janet mengakui Pemerintah AS masih perlu meredam Inflasi pada Semester I-2022 ini.

"Kami memang melihat adanya pelambatan pertumbuhan yang tinggi. Namun, resesi yang sesungguhnya adalah pelemahan ekonomi yang luas. Sekarang ini, bukan itu yang kita lihat," ujar Menkeu Janet Yellen.

"Pasti ada jalan untuk menurunkan inflasi sembari mempertahankan bursa tenaga kerja. Itu bukan kepastian yang dapat dilakukan, tetapi saya percaya ada jalan ke arah sana," imbuhnya.

(Senja)

`
Kategori : Internasional