Cuek dengan Hukuman Amerika, Presiden Iran Berniat Datang ke Ke New York dalam Waktu Dekat


[email protected]@jorono

AKSARA KHATULISTIWA - Presiden ultrakonservatif Iran Ebrahim Raisi berniat melakukan perjalanan ke New York, Amerika Serikat, untuk menghadiri Sidang Umum Pbb bulan depan.

Raisi akan terus mengunjungi New York meskipun ada sanksi AS yang dikenakan padanya.

"Rencana awal telah dibuat untuk kehadiran Presiden di Majelis Umum PBB," kata juru bicara pemerintah Iran Ali Bahadori-Jahromi pada konferensi pers mingguan, Selasa (2/8/2022), debagaimana dikutip AKSARA dari AFP.

Sidang Umum PBB sendiri akan dibuka di New York pada 13 September 2022 mendatang.

Raisi, yang berada di bawah hukuman AS sejak November 2019 karena "terlibat dalam pelanggaran hak asasi manusia yang serius", tidak menghadiri Majelis Umum tahun lalu karena pandemi COVID-19.

(BACA JUGA:Pemimpin Al Qaedah Ayman Al-Zawahari Dibunuh Oleh AS! Kerajaan Arab Saudi Menyambut dengan Baik)

Sebagai gantinya, video pidatonya yang direkam sebelumnya ditampilkan pada pertemuan tersebut.

Ketika Washington menambahkan namanya ke daftar hitam pejabat Iran, Raisi tetap menjadi pengadilan utama. Dia tidak menjabat sebagai Presiden Iran hingga Juni 2021.

Washington menuding memainkan peran penting dalam eksekusi kelompok sayap kiri yang dipenjara pada tahun 1988 ketika ia menjabat sebagai kepala jaksa di pengadilan revolusioner Teheran.

(BACA JUGA:Rugikan Negara 78 Triliun, Surya Darmadi Dikabarkan Kabur ke Singapura! KPK: Kita Punya Perjanjian Ekstradisi)

`
Kategori : Internasional