Buntut Pembunuhan Brigadir J, Personel Polri yang Diduga Melanggar Kode Etik Bertambah


Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi [email protected] Resmi

AKSARA KHATULISTIWA - Personil Polri yang melanggar kode etik bertambah.

Pada hari Sabtu (13/8/2022), Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo memberikan pernyataan bahwa Inespektorat Khusus (itsus) Polri sudah memeriksa 36 personel yang telah diduga melanggar kode etik.

“Ya betul. 31 kemarin lusa, tambah satu orang dan semalam empat orang,” ujar Irejen Pol Dedi.

(BACA JUGA:Lirik Lagu Gambang Suling Asal Jawa Tengah, Lengkap dengan Arti dan Sejarahnya, Meriahkan Hari Kemerdekaan )

Total saat ini terdapat 16 polisi yang di tempatkan di tempat khusus (patsus).

Sebelumnya, hanya terdapat empat personel yang ditahan di patsus karena terkaiat melanggar kode etik dengan kasus pembunuhan Brigadir J.

(BACA JUGA:Semarak 17 Agustus, Inilah Lirik Beserta Makna Lagu Apuse, Cocok Untuk Lomba Paduan Suara )

Empat orang personel tersebut merupakan perwira menengah (pamen) Polda Metro Jaya.

Memiliki pangkat AKBP dan Kompol dan sedang menjalani patsus di Provost Mabes Polri.

(BACA JUGA:Berapa Besaran Gaji Jenderal Polisi? Ini Nominalnya, Tembus Angka Dua Digit!)

“Betul (bertambah). Hasil pemeriksaan dan gelar kemarin malam, ditetapkan 4 pamen PMJ (3 AKBP dan 1 Kompol) menjalankan Patsus di Biro Provost Mabes Polri,” imbuh Dedi saat dikonfirmasi

(Daud Al Ikhlas)

`
Kategori : Nasional