Polisi Jerman Mengusut Presiden Palestina Mahmoud Abbas Menimbulkan Pertanyaan


Bendera Palestina-Freepik-Freepik

AKSARA KHATULISTIWA - Polisi Berlin di Jerman meluncurkan penyelidikan terhadap Presiden Palestina Mahmoud Abbas, yang baru-baru ini mengunjungi negara itu.

Penyelidikan diluncurkan setelah pengaduan polisi diajukan menuduh Abbas menghasut kebencian terhadap orang Yahudi dan meremehkan tragedi Holocaust, ketika jutaan orang Yahudi Eropa dibunuh oleh Tentara Nazi Jerman selama Perang Dunia Ii.

Abbas menuduh Israel melakukan "50 Holocaust" terhadap Palestina sejak 1947. Abbas menyiarkan ini selama konferensi pers dengan Kanselir Jerman Olaf Schulz pada hari Selasa minggu ini.

(BACA JUGA:Bawa Pulang Penghargaan! Inilah Deretan Grup Kpop yang Banjir Penghargaan di VMA MTV 2022)

Dalam jumpa pers tersebut, Scholz tidak secara langsung mengkritik pernyataan Abbas.

Tapi hari berikutnya dia mengungkapkan kritiknya di Twitter, mengatakan dia "jijik dengan pernyataan keterlaluan" yang dibuat oleh Abbas.

Selain Jerman, komentar Abbas tentang Holocaust juga menuai kritik dari Perdana Menteri Israel Yair Lapid.

(BACA JUGA:Park Eun Bin Bagikan Arti Drama Extraordinary Attorney Woo dan Kesulitan Perankan Woo Young Woo Baginya)

"Menuntut Mahmoud Abbas melakukan '50 holocaust' saat berdiri di tanah Jerman bukan hanya aib moral, tetapi juga kebohongan yang mengerikan," kata Lapid di Twitter.

`
Kategori : Internasional