Ramai Soal Gender Mahasiswa Unhas : Ini Penjelasan Apa Itu Non Binary hingga Perbedaannya dengan Transgender


Mahasiswa Unhas --Twitter

AKSARA KHATULISTIWA - Beberapa hari yang lalu, Media sosial dibuat ramai dengan cuplikan video oleh salah satu mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (Unhas) Makasar.

karena ia mengaku bahwa dirinya seorang Non biner atau Non Binary pada saat sesi orientasi penyambutan mahasiswa baru. 

Lantas Apa Itu Non Binary? untuk mengetahui lebih lanjut tentang non binary simak artikel ini hingga usai.

(BACA JUGA:Masih Bingung? Inilah Hubungan Gerd dan Anxiety hingga Penyebabnya)

Non Binary Adalah istilah yang menggambarkan seseorang yang tidak mengidentifikasi gendernya secara eksklusif sebagai pria atau wanita.

Identitas gender mengacu pada bagaimana seseorang menkonfirmasikan gendernya. Identitas ini dapat dibedakan dari orientasi seksual seseorang dan jenis kelamin yang ditetapkan sejak lahir.

Beberapa orang mungkin tidak dapat mengkonfirmasikan identitas gender mereka dalam istilah biner. Namun, mereka mungkin masih memiliki perasaan yang kuat tentang jenis kelamin mereka tanpa mengidentifikasi sebagai pria atau wanita.

(BACA JUGA:Ingin Tidurmu Berkualitas? Coba Konsumsi Makanan dan Minuman Ini, Hanya Modal Susu Hingga Nasi)

Orang non binary mungkin merasa bahwa identitas dan pengalaman gender mereka mencakup aspek biner atau tidak sama sekali. 

Faktanya, satu survei tahun 2015 menemukan bahwa 86% responden non binary tidak mengoreksi orang yang salah mengartikannya karena “kebanyakan orang tidak mengerti, jadi mereka tidak mencoba menjelaskannya.”

Namun perlu diingat bahwa non binary berbeda dengan Transgender. Berikut perbedaannya, 

(BACA JUGA:Jangan Sampai Salah Kaprah, Ini Cara yang Tepat Menyimpan Sayur dan Buah Biar Awet ala Tasyi Athasyia)

Perbedaan antara non biner dan transgender. Apa Itu non Binary?

Non biner adalah istilah umum yang menggambarkan identitas gender yang tidak eksklusif laki-laki atau perempuan.

Transgender adalah seseorang yang tidak mengidentifikasi dengan jenis kelamin mereka yang ditetapkan saat lahir. 

Misalnya, beberapa orang yang non biner mengidentifikasi sebagai transgender, tetapi yang lain mungkin masih mengidentifikasi dengan jenis kelamin yang ditetapkan pada saat lahir.

(BACA JUGA:Susah Tidur Karena Depresi? Kenali Gejala, Penyebab dan Pengobatan Gangguan Tidur yang Sepele Tapi Penting)

Dalam Survei Transgender AS 2015 (USTS), sampel kenyamanan nasional AS lebih dari 22.000 transgender dan orang dewasa yang tidak sesuai gender, lebih dari sepertiga (35%) responden diidentifikasi sebagai non-biner.

Studi mulai membahas konsep identitas gender non biner secara lebih rinci, termasuk konteks sosial politiknya yang lebih luas. Namun, beberapa ulasan masih menyoroti perlunya penelitian lebih lanjut di lapangan, terutama mengenai ketidaksetaraan dalam dukungan kesehatan fisik dan mental untuk orang non biner.

(Diwai)

`
Kategori : Gaya Hidup