Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia Panggil Dubes Papua Nugini, Menyoal Penembakan Nelayan RI


Kantor Kementrian Luar Negeri RI-PMJNEWS.COM-Laman Resmi

AKSARA KHATULISTIWA - Kementerian Luar Negeri Ri mengatakan telah memanggil Kuasa Usaha atau Duta Besar Papua Nugini untuk hadir di Jakarta.

Alasan pemanggilan tersebut adalah untuk membahas isu penembakan kapal nelayan di luar kota Merauke yang menewaskan nakhoda kapal awal pekan ini.

Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (Wni) dan Badan Hukum Kementrian Luar Negeri Ri, Judha Nugraha mengatakan, pasca kejadian itu, Kemlu langsung berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Merauke.

"(Setelah kejadian) Kementerian Luar Negeri memanggil Kuasa Usaha Kedutaan Besar Papua Nugini ke Jakarta pada 24 Agustus 2022," kata Judha dalam konferensi pers virtual, Kamis (25/8).

(BACA JUGA:Film GENDUT SIAPA TAKUT Meluncurkan Poster dan Trailer Perdana, Membahas Body Positivity )

Selain memanggil perwakilan Papua Nugini, Judha juga mengungkapkan bahwa Kementerian Luar Negeri RI secara resmi telah mengirimkan pemberitahuan diplomatik kepada negara tetangga timur Indonesia itu terkait insiden tersebut.

Judha mengatakan Departemen Luar Negeri sangat sedih dengan penembakan itu.

Judha mengatakan Kementerian Luar Negeri juga telah meminta Papua Nugini untuk melakukan penyelidikan, termasuk penyelidikan penggunaan kekuatan sewenang-wenang atau kegagalan untuk menerapkan sanksi berat kepada pelanggar, terutama mengenai insiden awal pekan ini.

(BACA JUGA:Jangan Asal Senggol Bos! Ini 3 Weton yang Menakutkan Karena Disukai Khodam Macan Putih dan Khodam Pendamping)

Kbri Port Moresby juga telah menyerahkan nota diplomatik resmi yang menyampaikan keprihatinan tentang Indonesia,” kata Judha.

`
Kategori : Internasional