Baby Shark Dinobatkan sebagai Ikon Wisata Kota Busan, Cara Unik untuk Mempromosikan Pariwisata secara Global


Baby Shark-Tangkapan Layar Youtube Pinkfong Baby Shark - Kids' Songs & Stories-Youtube

AKSARA KHATULISTIWA - Korea Selatan ternyata punya cara unik untuk mempromosikan sebuah kota untuk menarik para wisatawan.

Pernahkan kalian menonton Animasi atau lagu Baby Shark ? Baby Shark merupakan Animasi kartun produksi Korea yang sempat viral di Youtube dan sering dinyanyikan oleh anak-anak balita.

Dilansir dari Korea Times, perusahaan Pinkfong yang memproduksi animasi kartun Baby Shark bekerja sama dengan kota metropolitan Busan mendatangani kesepakatan bersama untuk menggunakan karakter Baby Shark sebagai ikonik Wisata Kota Busan dengan menobatkan Busan sebagai kelahiran Baby Shark.

(BACA JUGA:Pertama Kalinya Setelah Tiga Tahun! Blackpink Suguhkan Visual OT4 di Bandara Internasional Incheon )

Hal tersebut bertujuan untuk mempromosikan wisata kota Busan secara global. Perusahaan Pinkfong dan pemerintah kota Busan memanfaatkan karakter kartun Baby Shark yang terkenal di YouTube dengan judul ''Baby Shark Dance'' penonton sebanyak 11 miliar.


Animasi Kartun Baby Shark-Tangkapan Layar Youtube Pinkfong Baby Shark - Kids' Songs & Stories-Youtube

''Kami datang dengan tema bahwa Baby Shark lahir di Busan, kota pelabuhan terbesar di Korea dan pusat konten budaya di negara ini, dan mulai berkeliling dunia,''ucap Lee.

(BACA JUGA:Kronologi Penembakan Kapal Nelayan RI Oleh Kapal Papua Nugini, Nahkoda Kapal Indonesia Tewas)

Pemerintah kota Busan bersama perusahaan Pinkfong bermaksud mendongkrak industri pariwisata kota dengan menggunakan karakter Baby shark sebagai tema wisata untuk menarik wisatawan internasional.

''Saya ingin berterima kasih kepada perusahaan, pencipta karakter IP (kekayaan intelektual) global paling sukses di negara ini, karena mempercayai potensi Busan sebagai tujuan wisata internasional dan memilih kota ini sebagai rumah bagi Baby Shark,'' kata Park. 

Perusahaan dan pihak kota sama-sama sepakat untuk menggunakan Baby Shark sebagai terobosan bisnis terbaru dengan memanfaatkan cerita dalam Baby Shark, branding kota,pemasaran promosi pariwisata, pembangunan infrastruktur pariwisata, serta mempromosikan tawaran kota untuk menjadi tuan rumah World Expo 2030.

(BACA JUGA:Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia Panggil Dubes Papua Nugini, Menyoal Penembakan Nelayan RI)

Walikota Busan mengatakan bahwa kesepakatan tersbut juga dibuat sebagai wujud kontribusi kota Busan dalam menjadi tuan rumah World Expo 2030.

Diketahui karakter Baby Shark telah dipromosikan secara publik ke lebih dari 164 negara yang akhirnya membuat perusahaan tersebut mendapat 1.000 tandatangan kontrak lisensi dari seluruh dunia. 

(Ilmi)

 

`
Kategori : Internasional
Sumber : the korea times