Media Asing Soroti Peluang Harga BBM Indonesia Naik hingga 40 Persen


Ilustrasi Harga BBM Naik di SPBU-bere_moonlight0-pixabay

AKSARA KHATULISTIWA - Beberapa media asing memperhatikan harga Bahan Bakar Minyak (Bbm) Indonesia bisa naik hingga 40 persen.

Media Singapura, Channel News Asia, menerbitkan laporan berjudul “Indonesia Incar kenaikan harga BBM hingga 40 Persen : DPR” pada Jumat (26/8).

Wakil Ketua Komisi Vii Dpr yang juga Sekjen Partai Amanat Nasional (PAN), Eddy Soeparno, mengatakan harga BBM akan naik sekitar 30-40 persen.

(BACA JUGA:Resmi Rilis di Indonesia, Inilah Infinix Hot 12 Pro! Hape 2 Jutaan, Suguhkan Memori Besar)

Dalam laporannya, Eddy mengaku mendapat informasi itu awal pekan ini dalam rapat tertutup antara DPR dan Pertamina.

Indonesia melipatgandakan anggaran energi menjadi Rp 502 triliun pada 2022 Angka ini sekitar 16% dari total pengeluaran yang direncanakan.

Ada juga media Malaysia, Malay Mail, melaporkan hal yang sama. Dia juga menulis bahwa pemerintah Indonesia akan meningkatkan anggaran bahkan jika tidak ada kenaikan bahan bakar tahun ini.

(BACA JUGA:Tak Hanya Kurma, Inilah Keistimewaan Buah Delima yang Disebutkan 3 Kali Dalam Al-Quran! Ternyata Buah Surga)

Eddy mengatakan Pertamina menyukai kemungkinan menaikkan harga Pertalite menjadi Rp 10.000 per liter  yang awalnya dari Rp 7.650. Kemudian Pertamax menjadi Rp 16.000 per liter dari Rp 12.500 dan Solar Rp 7.200 per liter dari Rp 5.150 rupiah.

Pertamina, lanjut  memberlakukan sejumlah pembatasan pembelian BBM. Kendaraan dengan perpindahan yang lebih besar tidak dapat menggunakan bahan bakar bersubsidi.

"Kami menganggap kenaikan harga dan pembatasan pembelian yang paling tidak berdampak negatif pada masyarakat, kata Eddy lagi.

(BACA JUGA:Mudah Dicari! Berikut 3 Daun Obat yang Bermanfaat Untuk Ikan Channa Maru)

Kenaikan harga diperkirakan sekitar 1,9 persen dari harga normal. 

`
Kategori : Internasional