Santri Pondok Pesantren Gontor Tewas, Diduga Dianiaya Sesama Santri! Soimah Ngadu ke Hotman Paris


Tangkapan layar Instagram Hotman Paris di Palembang, Kasus Ponpes Gontor 1--Instagram/@hotmanparisofficial

AKSARA KHATULISTIWA - Sorang santri di Pondok Gontor 1 Ponorogo, Jawa Timur tewas karena dugaan penganiayaan oleh sesama santri. 

AM (17) tewas pada 22 Agustus 2022 lalu kemudian jenazahnya dikembalikan kepada orang tua pada Selasa siang, 23 Agustus 2022 ke Palembang, Sumatera Selatan, yang merupakan tempat asal korban. 

Sebelumnya, pihak Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) menghubungi orang tua korban, kemudian menyampaikan berita tersebut dan menyebutkan kalau AM meninggal karena kelelahan akibat Perkemahan Kamis Jumat (Perkajum). 

(BACA JUGA:Tolak Kenaikan Harga BBM, Kompol Purwanta: Ada Sembilan Titik Demo dari 19 Elemen Massa)

Kemudian jenzah AM tiba di Palembang dengan didampingi Ustad Agus sebagai perwakilan dari Pondok Gontor. 

Namun, Soimah (orang tua AM) mendapat laporan dari Wali Santri lain yang menyebutkan kalau AM tewas bukan karena kelelahan. Pihak keluarga akhirnya meminta peti jenazah dibuka.

Setelah peti jenazah AM dibuka, keluarga kaget dan menyimpulkan kalau AM tewas diduga akibat dianiaya. 

(BACA JUGA:Demo Buruh Surabaya Tolak Kenaikan BBM Dilaksanakan Besok! Jauhi 3 Titik Ini untuk Menghindari Macet)

“Sungguh sebagai ibu saya tidak kuat melihat kondisi mayat anak saya demikian begitu juga dengan keluarga. Amarah tak terbendung, kenapa laporan yang disampaikan berbeda dengan kenyataan yang diterima. Karena tidak sesuai, kami akhirnya menghubungi pihak forensik dan pihak rumah sakit sudah siap melakukan otopsi,” jelasnya. 

`
Kategori : Nasional