Lakukan Pelecehan Seksual : Uskup Belo Penerima Nobel Perdamaian telah Diberi Sanksi oleh Vatikan


Ilustrasi Pelecehan Pada [email protected]_smith2-freepik

AKSARA KHATULISTIWA - Tokoh kemerdekaan Timor Timur dan pemenang nobel perdamaian, Uskup Belo, dijatuhi sanksi oleh Vatikan karena skandal Pelecehan Seksual

Uskup Belo telah melakukan pelecehan seksual selama periode 20 tahun kepada anak laki-laki dibawah umur di Timor Leste. 

Saat pertama diselidiki oleh Vatikan pada 2019, dirinya diduga telah memperkosa anak dibawah umur dan memberikan uang untuk menutup mulut mereka. 

(BACA JUGA:Info Konser Neck Deep Indonesia Terbaru! Di Adakan di 3 Kota Besar, Berikut Link Beli Tiketnya)

Majalah Belanda 'De Groene Amsterdammer' mengungkap berita pelecehan seksual yang dilakukan oleh Uskup Belo. Dengan dua korban yang mengatakan bahwa dirinya dilecehkann di rumahnya saat berusia 14-16 tahun.

Dan ada beberapa korban lain yang belum berani untuk membuka suara atas tindakan yang dilakukan oleh Belo. 

Salah satu sanksi yang ia dapatkan yakni melarang Belo melakukan layanan sebagai pemuka Agama Katolik

(BACA JUGA:Heboh Park Min Young Kencan Dengan Pengusaha Kaya Raya! Berikut Tanggapan Agensinya, Benar Apa Tidak?)

Seperti yang diketahui belo merupakan pemuka agama dan berperan penting terhadap Timor Leste. Namun dirinya telah mengundurkan diri dari jabatannya pada 2002 karena masalah kesehatan. 

Sanksi yang diberikan kepada Belo dimodifikasi dan diperkuat pada bulan November 2021.

(BACA JUGA:Mundur berjamaah! Ternyata Bukan Park Seo Joon, Dispatch Ciduk Park Min Young dengan Pengusaha Kaya Raya)

Vatikan mengatakan pada konferensi pers di Dili "kami akan tetap berdiri bersama Uskup Belo, karena kami menyadari, sebagai manusia, Belo memiliki kelemahan atau kesalahan seperti orang lain. Jika dia melakukan kesalahan, itu kesalahan pribadinya, tidak ada hubungannya dengan agama"

AK

`
Kategori : Internasional