Memilukan! Tragedi Kanjuruhan Jadi Tragedi Bola Paling Mematikan Kedua di Dunia! Tewaskan Wanita dan Balita!


Ratusan Suporter Arema FC turun ke lapangan usai timnya kalah dari Persebaya [email protected]

AKSARA KHATULISTIWA - Lagi-lagi dunia sepakbola harus berduka usai Tragedi Kanjuruhan yang tewaskan ratusan orang. Tragedi Kanjuruhan ini terjadi usai pertandingan Persebaya Vs Arema Fc di Stadion Kanjuruhan Malang pada Sabtu (1/10) berkahir. 

Tragedi ini dipicu kekesalan Aremania dengan turun ke Lapangan setelah kalah di kandang sendiri melawan Persebaya.

Pertandingan tersebut diakhiri dengan skor 2-3, dimana menjadi kemenangan pertama Persebaya setelah 23 tahun kalah melawan Arema. 

(BACA JUGA:AREMA FC Kalah dari Persebaya Surabaya! Ratusan Suporter Singo Edan Ricuh di Stadion Kanjuruhan)

Menurut laporan dari Kapolda Jawa Timur (2/10) Setidaknya 127 orang meregang nyawa, terdiri dari anggota Polri dan supporter. 

Bahkan dikabarkan wanita dan balita turut menjadi korban tewas kerusuhan tersebut. Sedangkan sebanyak 180 orang luka-luka dan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. 

Tragedi Kanjuruhan telah mencatat sejarah sebagai tragedi bola dengan jumlah korban terbanyak kedua dunia. Dilansir dari priceonomics.com, sementara ini tragedi bola paling mematikan masih dipegang tragedi di Stadion Nasional Peru, pada 24 Mei 1964. 

(BACA JUGA:Dua Mobil Polisi Jadi Sasaran Amukan Suporter Arema! Imbas Kekalahan Oleh Persebaya Surabaya)

Pertandingan, yang diselenggarakan oleh Peru ini menarik kerumunan kapasitas maksimum 53.000 - 5% dari populasi ibukota pada saat itu.

`
Kategori : Nasional
Sumber : priceonomics.com