FIFA Stadium Safety and Security Regulation Larang Penggunaan Gas untuk Tertibkan Suporter, Benarkah Demikian


kronologi penembakan gas air mata terhadap aremania di stadion Kanjuruhan-dok. istimewa-

AKSARA KHATULISTIWA- Baru-baru ini Aparat dikabarkan menembakkan gas air mata untuk menertibkan para suporter Arema di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang kemarin (1/10/2022).

Penembakan gas air mata tersebut terjadi lantaran para Supporter ricuh dan membuat kondisi stadion tidak kondisif.

Supporter Arema membuat keributan di stadion dengan turun ke lapangan dengan melempar benda seperti kursi dan  botol ke arah aparat.

(BACA JUGA:Lesti Kejora Laporkan Dipukul, Dibanting dan Dicekik! Dipicu Perselingkuhan Rizky Billar?)

Jumlah supporter dengan massa yang membuat keributan tersebut tidak sebanding dengan jumlah aparat yang menertibkan stadion sehingga membuat mereka kesulitan dalam menertibkan massa.

Penembakan gas air mata itu akhirnya membuat para supporter pingsan bahkan sampai sesak napas.

Supporter Arema melakukan Kericuhan itu karena tidak terima dengan hasil Pertandingan yang menyatakan bahwa Arema kalah dengan Persebaya.

(BACA JUGA:Ibu Kandung Gading Marten Meninggal Dunia Setelah Dirawat di RS Polri Kramat Jati)

Namun, apakah tindakan melempar gas air mata tersebut diperbolehkan dalam aturan FIFA Stadium Safety and Security Regulations ?

`
Kategori : Nasional