Tragedi Kanjuruhan Arema FC vs Persebaya! 127 Orang Tewas dan Beberapa Terkapar Akibat Gas Air Mata


Gas air mata di Stadion Kanjuruhan-Tangkapan Layar Youtube [email protected] Channel

AKSARA KHATULISTIWA - Tragedi Kanjuruhan usai duel Arema FC vs Persebaya di Liga 1, pada Sabtu 1 Oktober, mencapai 127 orang yang tewas. 

Korban yang meninggal akibat kerusuhan tersebut tidak hanya berasal dari suporter Arema atau Aremania saja, dua diantaranya polisi.

Pada cuitan @RezqiWahyu_05, saksi mata yang saat itu berada di stadion Kanjuruhan, menuliskan kronologi yang ia lihat di lapangan.

(BACA JUGA:Polri Ungkap Perdagangan Orang! Kadiv Humas Polri: Barang Bukti 17 Paspor)

Pada saat awal kick off, pertandingan antara Arema FC vs Persebaya berjalan dengan aman. Namun sempat terjadi kericuhan yang bisa ditangani oleh pihak berwenang pada saat jeda istirahat.

"Babak pertama selesai, dan saat jeda istirahat, ada sekitar 2-3 kali kericuhan sedikit di tribun 12-13, yang bisa segera diamankan oleh pihak berwenang" Tulis Rezqi pada akun twitternya.

Tragedi bermula ketika setelah peluit akhir dibunyikan dan arema harus menerima kekalahan. ketika pelatih dan manager tim meminta maaf pada suporter yang berada pada trimur, ada satu orang suporter yang nekat masuk ke arah Sergio Silva dan Maringa. 

(BACA JUGA:Kapolri Siap Kerahkan 1.800 Personel Untuk Rencana penjemputan Gubernur Papua Lukas Enembe)

"Ada 1 orang supporter yang dari arah tribun selatan nekat masuk dan mendekati sergio silva dan maringa" terang petugas.

`
Kategori : Nasional