Kesaksian Ibu Penjual Dawet Terkait Tragedi Kanjuruhan! Suporter Meninggal Banyak yang Bau Alkohol?


Tragedi di Stadion Kanjuruhan, [email protected]__faizall-Twitter

AKSARA KHATULISTIWA - Tragedi Kanjuruhan telah menelan 187 korban jiwa, 18 korban jiwa tidak membawa  identitas. Data tersebut dari kawan relawan komunitas peduli Malang (2/10/22).

Tragedi tersebut terjadi ketika Arema FC dikalahkan oleh tim tamu Persebaya dengan skor akhir 2-3 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu, (1/10/22) Malam.

Kekalahan tersebut membuat suporter Arema FC merasakan kekecawaan tersebut karena kalah di rumah sendiri.

(BACA JUGA:Terkait Sanksi Yang diberikan PSSI Atas Tragedi Stadion Kanjuruhan, Juragan 99 : Tidak Bisa Dapat Pemasukan)

Hingga ratusan Aremania invasi lapangan untuk meluapkan rasa kekecewaan hingga merusak dua unit mobil polisi dan salah satunya dibakar.

Disamping itu, aparat kepolisian melontarkan gas air mata kepada tribun yang masih banyak suporter.

Sehingga, menimbulkan kepanikan dan desak-desakan antara suporter sehingga bisa mengakibatkan kematian.

(BACA JUGA:Najwa Shihab Singgung Evaluasi Tragedi Kanjuruhan! Mbak Nana : Ini Tragedi Besar)

Dengan demikian, terdapat salah satu saksi tragedi tersebut yaitu ibu Penjual Dawet yang berdagang di Stadion Kanjuruhan.

`
Kategori : Nasional