Jelang Penerapan Kebijakan Euro 4, Isuzu Tegaskan Komitmen Tetap Irit Bahan Bakar Untuk Konsumen


Attias Asril GM Marketing PT IAMI (jaket hitam) bersama Tonton Eko GM Product development PT IAMI menunjukan kesiapan Isuzu dalam menyambut program Emisi Euro 4 yg akan dimulai April 2022 dengan menunjukan ketersediaan Bengkel Isuzu Berjalan yang mencapai--

AKSARA KHATULISTIWA – Setelah mengalami penundaan, penerapan standar emisi Euro 4 untuk mesin kendaraan diesel dicanangkan akan siap terbit pada tahun 2022 mendatang.

Adapun regulasi atas peraturan tersebut tercatat dalam surat No. S 786/MENLHK-PPKL/SET/PKL.3/5/2020 yang diterbitkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada tanggal 20 Mei 2020.

Sebagai informasi, penerapan standar emisi Euro 4 sejatinya dicanangkan pada bulan April tahun 2021, namun hal tersebut ditunda karena adanya pandemi Covid-19. 

Adapun dampak dari penerapan peraturan tersebut ialah semua produsen otomotif yang merakit kendaraan niaga bermesin diesel akan mulai melakukan produksi pada 7 April 2022.

Anjuran untuk beralih ke Euro 4 itu sendiri sudah tertuang didalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/3/2017.  

(BACA JUGA:Kebanggaan Indonesia! Sirkuit Mandalika NTB Jadi Saksi Bisu Perjuangan 6 Pebalap Muda Nusantara!)

(BACA JUGA:Gandeng PT MSA, APEDI Tegaskan Komitmen Membangun Desa Melalui Sistem Digitalisasi! )

Terlepas dari dinamika penerapan Euro 4 oleh Pemerintah, tentunya inovasi dan standarisasi Euro 4 akan baik sekali di terapkan di Indonesia. Namun, perlu diketahui juga bagaimana kesiapan bahan bakar minyak (BBM) untuk mendukung kebijakan tersebut. 

Sementara Isuzu sebagai produsen yang memproduksi kendaraan niaga bermesin diesel sudah mempersiapkan diri sejak tahun 2011, di mana memperkenalkan Isuzu GIGA kendaraan medium truk yang sudah mengimplementasi mesin commonrail. 

`
Kategori : Nasional