Ini Hukum Otopsi Jenazah Korban dalam Hukum Islam! Buya Yahya : Untuk Mencari Bukti Kejahatan!


Tangkapan layar Buya Yahya dalam menjelaskan pendapat tentang arwah pulang di malam jumat-Buya Yahya-Youtube

AKSARA KHATULISTIWA – Kasus bunuh diri pasca Aborsi NW yang merupakan mahasiswi Universitas Brawijaya Malang sempat memunculkan polemik baru. 

Polemik yang tengah ramai ialah adanya surat penolakan autopsi jenazah NW dari sang ibunda, Fauzan Safaroh.

Penolakan secara tertulis itu bahkan sudah beredar luas di media sosial dan disaksikan oleh netizen-netizen.

Surat penolakan tersebut memunculkan bermacam reaksi dari banyak pihak. Ada yang memaklumi dan mewajarkan penolakan tersebut sebagai keputusan dari pihak keluarga NW.

Namun ada juga beberapa pihak yang merasakan kejanggalan dari surat penolakan tersebut.

(BACA JUGA:BREAKING NEWS! Pemerintah Membatalkan PPKM Level 3 Selama Libur Natal dan Tahun Baru 2021! Ini Isi dari Aturan Terbaru)

(BACA JUGA:Ungkap Kejanggalan Soal Penolakan Autopsi NW, Dokter Gia Pratama Angkat Suara dan Beri Pertanyaan Menohok!)

Jika ditelisik dari Hukum Islam, bagaimanakah hukum dan kebolehan autopsi jenazah korban kejahatan menurut kajian ilmu Fiqih?

Rupanya Buya Yahya, selaku salah satu ulama kondang Indonesia telah memberikan perspektifnya terhadap hal tersebut

`
Kategori : Nasional