Latar Belakang dan Keutamaan Surat Al Fatihah, Bukan Hanya Sebagai Pembuka Surat


ilustrasi Al-Quran-cahiwak-pixabay.com

AKSARA KHATULISTIWA - Al-Qur'an adalah Kitab Suci ke-4 dan terakhir dari Allah SWT, yang diturunkan kepada Rasul Terakhir-Nya, Hazrat Muhammad.

Ini adalah sumber utama bimbingan bagi orang-orang yang beriman dalam Agama Islam . Ini terdiri dari banyak bagian yang membahas isu-isu agama dan sekuler tentang kehidupan.

Meskipun, semua wahyu dari Naskah Terberkati ini berfungsi sebagai sarana pencerahan, tetapi beberapa babnya dianggap lebih penting daripada yang lain karena beberapa alasan tertentu. Surah Al-Fatihah adalah salah satu dari beberapa episode Quran, yang memiliki status khusus, dan bahkan dipanggil oleh Allah SWT dalam kata-kata berikut:

 
Potongan Ayat Al-Quran Surat ke 15 Ayat Ke 87--

Dan sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu, [Wahai Muhammad], tujuh dari [ayat] yang sering diulang dan Al-Qur'an yang agung.” [Quran, 15: 87]

Ayah yang disebutkan di atas menunjukkan bahwa Allah Ta'ala telah menganggap Surat ini begitu tinggi sehingga disebutkan bersama dengan seluruh wahyu Al-Qur'an lainnya . Ungkapan "Tujuh dari ayat yang sering diulang" juga menggambarkan pentingnya bab ini, karena ini adalah bagian penting dari Doa Harian dan harus dibaca setiap hari.

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. [Segala] pujian adalah [karena] Allah, Tuhan semesta alam. Yang Maha Penyayang, Yang Maha Penyayang, Penguasa Hari Pembalasan. Kepada-Mu kami menyembah dan kepada-Mu kami mohon pertolongan.

(BACA JUGA:Tahukah Anda Bahwa Jumlah Nabi dan Rasul Bukan Hanya 25 Saja? Ini Penjelasannya)

Tuntunlah kami ke jalan yang lurus. Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat, bukan jalan orang-orang yang menimbulkan amarah [Mu] atau orang-orang yang sesat.

Latar Belakang Dan Artinya

Ini adalah Surah Makki dari Al-Qur'an, yang berarti bahwa itu ditemukan pada Rasul Allah ketika Dia berada di Mekah, yaitu sebelum migrasi ke Madinah. Awalnya bab 5 yang akan diungkapkan tetapi setelah Furqan e Hameed dikumpulkan bersama, itu diletakkan di awal.

Al-Fatiha sendiri berarti “Pembukaan” karena bab ini muncul tepat di awal Kitab Suci dan berfungsi sebagai Pintu Gerbang untuk membaca Quran Majeed lebih lanjut. Selain itu, ini juga berfungsi sebagai awal dari Salah. Ia juga mendapat kehormatan menjadi Surah pertama yang diumumkan sepenuhnya.

Meskipun terdiri dari 7 Ayat saja, tetapi tetap menjelaskan Yang Mahakuasa dengan cara yang sangat komprehensif dan juga merupakan sarana permohonan yang agung untuk memohon kepada Allah agar menjaga seseorang di jalan yang benar.

(BACA JUGA:Berikut Keutamaan Surat Al-Kahfi dan Asbabun Nuzul! Seringlah Membaca Surat Ini, Fadhilahnya Besar)

Berbagai Nama Surat Al-Fatihah

Bab Furqan e Hameed ini memiliki begitu banyak implikasi besar yang terakumulasi di dalamnya sehingga dikenal dengan lebih dari satu atau dua nama. Beberapa identitas sekunder Surah Fatihah adalah:

1.   Umm ul-Quran/Kitab (Induk Al-Quran/Kitab) : Abu Hurairah (RA) meriwayatkan Rasulullah bersabda sebagai:

“Kalimat yang dimulai dengan “Segala puji dan syukur bagi Allah Tuhan Semesta Alam” adalah Ibu Al-Qur'an, Ibu Kitab, Tujuh Ayat yang Sering Diulang dan Al-Qur'an yang Agung." (Tirmidzi)

Oleh karena itu, memang  Al-Qur'an sebagaimana Rasulullah sendiri telah memberikan nama itu. Apalagi orang Arab biasa menyebut apa saja yang merangkum segala sesuatu dengan baik atau terdiri dari bagian terpenting dari suatu hal sebagai Ummu atau Ibu.

2 . Sab'ul-Mathani  (Tujuh Ayat Yang Sering Diulang): Disebut juga demikian karena tujuh ayatnya dibacakan secara teratur pada setiap awal rakaat shalat.

3.   Al-Hamd  (Segala puji bagi Allah): Hal ini juga bernama Al-Hamd, Pujian, karena mengandung rasa Syukur Tuhan Yang Maha Esa. 

4.   As-Salah  (Doa): Disebut Ibadah karena bacaannya merupakan syarat sahnya salat sehari -hari .

5.   Ash-Shifa  (Penyembuhan): Abu Sa'id melaporkan bahwa Rasulullah bersabda:

Pembukaan Kitab adalah obat dari segala racun.” (Ad-Darimi)

6.    Ar-Ruqyah (Penyembuhan Rohani): Abu Sa'id melaporkan bahwa setelah dia membacakannya untuk menyembuhkan orang yang digigit kalajengking, Rasul bertanya kepadanya,

…Dan apa yang membuatmu tahu bahwa itu adalah ruqya.” ( Bukhori )

Itulah mengapa sangat disarankan untuk membaca Surah Fatihah dan untuk yang sakit.

7.   Asas al-Quran  (Dasar Al-Qur'an): Dikenal dengan nama ini sebagai Surah Fatihah berisi ajaran fundamental yang paling hakiki Islam, yaitu Kekaguman terhadap Satu Allah SWT.

(BACA JUGA:Penting Untuk Memahami Al-Quran, Yuk Belajar Jumlah Huruf Hijaiyah dan Cara Bacanya, Berikut Ulasannya)

Membaca Surah Al-Fatihah dalam Doa Sehari-hari

Ini adalah satu-satunya Surat Al-Qur'an yang memiliki reputasi sebagai bagian tak terpisahkan dari Namaz, yang harus dibacakan secara teratur di setiap Rakah Shalat.

Ubadah bin As-Samit reported Allah’s Messenger ﷺ saying as:

Barangsiapa yang tidak membaca Surat Al-Fatihah dalam shalatnya, maka shalatnya tidak sah." (Bukhori)

Artinya, tanpa membaca ketujuh ayat Kitab Suci ini, maka shalatnya batal dan tidak dihitung.

Keutamaan Surah Al-Fatihah

Beberapa keutamaan terbesar yang terkandung dalam bab Furqan e Hameed ini adalah:

1) Menjadi Surat Terbesar dalam Al-Qur'an

 Ini dianggap sebagai bab yang paling berpengaruh dari Volume Suci Tuhan Yang Maha Esa, karena terdiri dari esensi yang hampir lengkap dari iman Islam, yaitu Percaya dan Mengagumi Yang Mulia, dan hanya meminta kepada-Nya untuk mendapatkan kebenaran dalam hidup.

Abu Sa'ad bin Al-Mu'alla meriwayatkan Rasulullah bersabda:

…Aku akan mengajarkan sebuah Surat yang merupakan Surat terbesar dalam Al-Qur’an sebelum kamu meninggalkan Masjid.' Kemudian dia memegang tanganku dan ketika dia berniat untuk meninggalkan [Mesjid], aku bertanya kepadanya, “Bukankah kamu mengatakan bahwa kamu akan mengajariku sebuah Surat yang merupakan Surat terbesar dalam Al-Qur'an?” Dia menjawab, 'Ya. Ini adalah [Surat yang dimulai dengan], “Segala puji dan syukur bagi Allah.” Tujuh ayat yang sering diulang dan Al-Qur'an Agung yang telah diberikan kepadaku.' “(Ahmad)

Hadis yang disebutkan di atas menunjukkan bahwa Nabi Suci telah menyebut Surah ini sebagai bagian Tertinggi dari Al-Qur'an.

(BACA JUGA:Ijazah Amalan Doa Mengusir Jin Jahat dari Rumah! Tempat Angker Insyaallah Bisa Adem-ayem)

2) Mengakibatkan Dikabulkannya Doa Seseorang Oleh Allah SWT

Surah Al-Fatihah adalah bentuk permohonan yang agung kepada Tuhan Yang Maha Esa. Ada beberapa bacaan seperti mengirim Durood e Pak pada Rasulullah , yang mengakibatkan penerimaan permohonan sekaligus. Umm ul-Quran juga merupakan narasi yang mengarah pada perhatian Allah SWT saat berdoa kepada-Nya:

Abu Hurairah (RA) melaporkan bahwa Nabi Suci pernah bersabda:

Allah Ta'ala berfirman, "Aku telah membagi doa antara Aku dan hamba-Ku sama rata dan hamba-Ku akan dikabulkan apa yang dia minta." Karena itu, ketika seorang hamba berkata, 'Segala puji dan syukur hanya bagi Allah, Tuhan semesta alam', Allah berfirman, 'Hamba-Ku memuji-Ku.' Ketika dia berkata, 'Yang Maha Penyayang lagi Maha Penyayang,' Allah berfirman, 'Hamba-Ku memuji-Ku.' Ketika dia berkata, 'Penguasa Hari Pembalasan,' Allah berfirman, 'Hamba-Ku telah memuliakan-Ku.' Ketika dia berkata, 'Hanya Engkau yang kami sembah dan pertolongan-Mu Kami hanya meminta,' Allah berfirman, 'ini adalah antara Aku dan hamba-Ku dan hamba-Ku akan mendapatkan apa yang dia minta.' Ketika dia berkata, 'Petunjuklah kami ke jalan yang lurus, jalan orang-orang yang Engkau beri nikmat, bukan [jalan] orang-orang yang membuat [Mu] marah, dan bukan jalan orang-orang yang sesat,' Allah berfirman, 'Ini untuk hamba-Ku dan hamba-Ku akan mendapatkan apa yang dia minta.' “(Muslim)

(BACA JUGA:Ukhti Wajib Tahu, Ini 10 Amalan Saat Haid yang Dianjurkan! InsyaAllah Ibadah Tetap Lancar dan Terjaga)

Artinya, Surah Al-Fatihah adalah jenis seruan yang sangat khusus kepada Tuhan Yang Maha Pemurah, yang menyebabkan-Nya menjawab hamba-Nya di setiap langkah bacaan ini.

3) Menjadi Bagian Dari Dua Cahaya yang Diberikan kepada Nabi Suci

Ibnu Abbas (RA) meriwayatkan Rasulullah bersabda:

Ketika Rasulullah sedang duduk bersama Jibril, dia mendengar suara berderit di atasnya. Jibril melihat ke atas dan berkata, "Ini adalah [suara] gerbang yang telah dibuka di surga hari ini dan belum pernah dibuka sebelumnya." Kemudian seorang Malaikat turun melaluinya dan datang kepada Nabi dan berkata, 'Bergembiralah dengan kabar baik dari dua cahaya yang telah diberikan kepada Anda seperti tidak ada Nabi sebelum Anda telah diberikan. [Mereka] Surah Al-Fatihah dan [dua] ayat penutup dari Surah Al-Baqarah. Anda tidak akan pernah membaca sepatah kata pun dari mereka tanpa diberi berkah yang dikandungnya.'

Hal ini menunjukkan bahwa Surat Al-Fatihah, di antara dua ayat terakhir Surat Baqarah merupakan sumber pencerahan yang agung yang hanya diberikan Allah SWT kepada umat Rasulullah yang paling besar pengaruhnya dalam pencapaian tujuan Allah SWT. nikmat.

(BACA JUGA:Ijazah Amalan Doa Qunut Terbaru! Lengkap dengan Teks Arab-Latin dan Terjemahan)

4) Menjadi Bagian Al-Qur'an yang Paling Mulia

Anas (RA) melaporkan Nabi Suci mengatakan sebagai:

Maukah aku memberitahumu bagian yang paling mulia dan paling baik dari Al-Qur’an?” Dia kemudian membacakan “Segala puji dan syukur bagi Allah, Tuhan Semesta Alam” (An Nisai)

Artinya Surah Al-Fatihah adalah bagian paling menonjol dari Furqan e Hameed, yang berisi bentuk terbaik dari ajaran Islam dalam bentuk ringkas.

Singkatnya, Surah Al-Fatihah bukanlah pembuka dari Al-Qur'an, melainkan merupakan bagian mendasar dari Agama islam yang menjadi segmen penting dari Sholat, tanpa Al-Fatihah tidak dapat diterima. 

AK

`
Kategori : Oase