Kisah mengenai Nabi Ilyas dari Awal Kehidupan Hingga Akhir Berdasarkan Surah Dalam Al-Qur'an


Foto Al-Qur'[email protected] Stocks-pexels

AKSARA KHATULISTIWA - Cerita sejarah mengenai Nabi Ilyas dari awal kehidupan hingga akhir.

وَإِنَّ إِلْيَاسَ لَمِنَ ٱلْمُرْسَلِينَ ١٢٣

إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِۦٓ أَلَا تَتَّقُونَ ١٢٤

أَتَدْعُونَ بَعْلًۭا وَتَذَرُونَ أَحْسَنَ ٱلْخَـٰلِقِينَ ١٢٥

ٱللَّهَ رَبَّكُمْ وَرَبَّ ءَابَآئِكُمُ ٱلْأَوَّلِينَ ١٢٦

فَكَذَّبُوهُ فَإِنَّهُمْ لَمُحْضَرُونَ ١٢٧

إِلَّا عِبَادَ ٱللَّهِ ٱلْمُخْلَصِينَ ١٢٨

وَتَرَكْنَا عَلَيْهِ فِى ٱلْـَٔاخِرِينَ ١٢٩

سَلَـٰمٌ عَلَىٰٓ إِلْ يَاسِينَ ١٣٠

إِنَّا كَذَٰلِكَ نَجْزِى ٱلْمُحْسِنِينَ ١٣١

إِنَّهُۥ مِنْ عِبَادِنَا ٱلْمُؤْمِنِينَ ١٣٢

Artinya:

(BACA JUGA:Manfaat dan Keutamaan Surat Al Hajj, Ada Keistimewaan Disetiap Ayatnya)

"Dan sesungguhnya, Ilyas (Elias) adalah salah seorang dari para Rasul. Ketika dia berkata kepada kaumnya: 'Apakah kamu tidak takut kepada Allah? Apakah kamu akan memanggil Ba'l (berhala terkenal dari bangsanya yang mereka sembah) dan meninggalkan sebaik-baik pencipta, Allah, Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu?' Tetapi mereka mengingkarinya [Ilyas (Elias)], maka mereka pasti akan dibawa (ke siksaan), kecuali hamba-hamba pilihan Allah. Dan Kami tinggalkan untuknya (peringatan yang baik) di antara generasi (yang akan datang) di kemudian hari. ; Salamun (damai) atas Ilyasin! Sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada Muhsinun (orang-orang yang berbuat baik karena Allah semata-mata). Sesungguhnya, dia adalah salah satu dari hamba-hamba Kami yang beriman." (Al - Qur'an surah As - Saffat ayat 123-132)

Beliau memiliki nama panjang Ilyas an-Nashabi. Dikatakan bahwa Beliau adalah putra Yasin bin Fanhas bin Al-Izar bin Harun.

Beliau dikirim ke orang-orang Bal kembali ke barat Damaskus. 

Beliau memanggil mereka untuk menyembah Allah, Yang Mulia, Yang Mulia, dan Beliau menekankan kepada mereka bahwa mereka harus meninggalkan penyembahan berhala mereka yang mereka beri nama Ba'l.

Orang-orangnya tidak mendengarkannya. Mereka tidak hanya menolak untuk percaya kepadanya, tetapi juga menentang Beliau mati-matian sehingga Beliau harus melarikan diri dari mereka. 

(BACA JUGA:Penting Untuk Memahami Al-Quran, Yuk Belajar Jumlah Huruf Hijaiyah dan Cara Bacanya, Berikut Ulasannya)

Beliau kembali hanya setelah raja mereka meninggal dan yang lain telah mengambil alih. Beliau juga mempersembahkan agamanya kepada raja baru. Sejumlah besar rakyatnya menjadi orang percaya tetapi raja menyuruh mereka semua dibunuh.

Makhul telah melaporkan dari Ka'ab bahwa empat Nabi masih hidup. Dua dari mereka yang tinggal di bumi, Sayyidina Ilyas, 'alayhis-salam, dan Al-Khidr, 'alayhis-salam, dan dua yang tinggal di surga, Idris, 'alayhis-salam dan 'Isa, 'alayhis-salam.

Ada cukup banyak cerita orang Israel tentang Beliau tetapi semuanya tidak autentik dan dibuat-buat, beberapa di antaranya tidak kita tolak atau terima meskipun secara kasat mata tidak dapat dipertahankan. Kami telah menyatakan bahwa Al-Khidr, 'alayhis-salam, tidak hidup dan hal yang sama dapat dikatakan tentang Sayyidina Ilyas, 'alayhis-salam.

Adapun kata-kata "salamun 'ala ilyasin", orang Arab sangat sering mengucapkan nama biarawati. Jadi "Isma'il" adalah "Isma'in", "Isra'il" adalah "Isra'in" dan "Ilyas" adalah "Ilyasin".

Ibnu Mas'ud mengatakan bahwa Ilyas juga merupakan nama Idris, 'alayhis-salam. Ad-Dihak dan yang lainnya juga berpendapat demikian. Tetapi pendapat yang benar adalah apa yang telah kami katakan.

(BACA JUGA:Ijazah Amalan Doa Asmaul Husna! Warisan Rasulullah dan Ijazah Kyai Sakti Lamongan)

 

AK

`
Kategori : Oase